Lima Penyesalan Terakhir

bronnieware Berikut adalah cerita mengenai Bronnie Ware, seorang perawat medis profesional yang bekerja dalam bidang perawatan paliatif.

Note: Perawatan paliatif (dari bahasa Latin: palliare, menyembunyikan) adalah sebuah bidang pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk mengurangi dan mencegah penderitaan pasien; pengobatan paliatif dapat dilakukan pada semua pasien dari semua stadium penyakit, mulai dari yang sedang menjalani perawatan penyakit yang dapat disembuhkan atau penyakit kronis, sampai para pasien terminal yang menjelang ajal.

Inilah dia ceritanya:

Selama bertahun-tahun saya bekerja melakukan perawatan paliatif bagi pasien-pasien yang memilih pulang ke rumah untuk meninggal, dan selama ini saya telah berbagi masa yang luar biasa selama 3 – 12 minggu terakhir hidup mereka.

Manusia dapat mengalami pertumbuhan yang pesat jika dihadapkan kenyataan bahwa mereka akan segera meninggal, dan saya telah belajar untuk tidak meremehkan kemampuan seseorang untuk bertumbuh; beberapa bahkan mengalami perubahan yang luar biasa.

Seperti yang sudah diduga sebelumnya, tiap pasien mengalami bermacam reaksi emosional pasca vonis kematian mereka: penyangkalan, takut, marah, penyesalan, penyangkalan lagi dan akhirnya penerimaan. Akan tetapi, serumit apa pun prosesnya, setiap pasien berhasil mendapatkan kedamaian sebelum berpulang.top-five-regrets-of-the-dying

Pada waktu pasien-pasien ditanya apakah memiliki penyesalan dalam hidup atau apakah ada yang ingin diubah jika diberi kesempatan, sejumlah jawaban yang sama muncul berkali-kali. Berikut adalah lima jawaban yang paling umum:

  1. Seandainya saya memiliki keberanian untuk menjadi diri sendiri, alih-alih menuruti keinginan orang lain (I wish I’d had the courage to live a life true to myself, not the life others expected of me)
  2. Seandainya saya tidak bekerja terlalu keras (I wish I didn’t work so hard)
  3. Seandainya saya memiliki keberanian untuk menyatakan perasaan-perasaan saya (I wish I’d had the courage to express my feelings)
  4. Seandainya saya tetap berteman dengan teman-teman saya (I wish I had stayed in touch with my friends)
  5. Seandainya saya dapat lebih berbahagia (I wish that I had let myself be happier)

Pada bagian akhir tulisannya, Bronnie Ware berkata sebagai berikut, sengaja tidak saya terjemahkan supaya tidak ada distorsi arti:

Life is a choice. It is YOUR life. Choose consciously, choose wisely, choose honestly. Choose happiness.

Silakan simak tulisan lebih lengkap Bronnie Ware mengenai hal ini di halaman ini.

Penulis: Baso Darmawan

Check me @ http://www.libimi.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s